Diklat Teknis Budidaya Padi Jagung dan Kedele (Pajale) bagi Babinsa

Diklat Teknis Budidaya Padi Jagung dan Kedele (Pajale) bagi Babinsa

BPSDM Nak, Kamis, - 19:47:24 WIB

Ungaran_Pengembangan sektor pertanian khususnya subsektor tanaman pangan merupakan salah satu strategi kunci dalam memacu pertumbuhan ekonomi di Indonesia, karena selain berperan sebagai sumber penghasil devisa yang besar, juga merupakan sumber kehidupan bagi sebagian besar penduduk Indonesia.
 
Kementerian Pertanian telah mencanangkan swasembada padi dan jagung berkelanjutan serta pencapaian swasembada kedelai melalui program Upsus tiga komoditas utama Padi, Jagung, Kedelai (Pajale), Pemerintah sangat bertekad untuk mensukseskan kedaulatan pangan dalam 3 tahun ini, yaitu pada tahun 2017. Pada kegiatan Upsus pajale, segala strategi dan upaya dilakukan untuk peningkatan luas tanam dan produktifitas di daerah-daerah sentra produksi pangan. Target pencapaian produksi tahun 2015 padi sebesar 73,40 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) dengan pertumbuhan 2,21 %, Jagung sebesar 20,31 juta ton Pipilan Kering (PK) dengan pertumbuhan 5,57 % dan Kedelai sebesar 1,50 juta ton Biji Kering (BK) dengan pertumbuhan 60,81 %.
 
Dalam rangka pencapaian target produksi padi, jagung dan kedelai, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengintegrasikan dukungan kegiatan antar subsektor lingkup pertanian dan lintas sektor serta antar wilayah. Kegiatan budidaya tanaman, panen dan pengolahan hasil padi, jagung dan kedelai merupakan tahapan yang penting dalam pencapaian peningkatan produksi pertanian. Seluruh tahapan ini akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas produk. Untuk itu diperlukan budidaya pertanian yang baik atau Good Agricultural Practices (GAP), penanganan pasca panen yang baik atau Good Handling Practices (GHP) dan pengolahan hasil yang baik atau Good Manufacturing Practices (GMP). Dalam mencapai target produksi, diperlukan sumber daya manusia pertanian khususnya Bintara Pembina Desa (BABINSA) yang kompeten melalui pendidikan dan pelatihan. Untuk mendukung keberhasilan Peningkatan produksi tanaman pangan khususnya Padi, Jagung dan Kedelai.
 
Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Peternakan (BPSDM NAK) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah di Ungaran, merasa terpanggil untuk turut mensukseskan program tersebut dengan menyelenggarakan Diklat Teknis Budidaya Padi, Jagung dan Kedelai bagi Babinsa. Diklat ini diikuti oleh 150 personil dari beberapa Koramil yang tersebar di 6 Kodim di Jawa Tengah, antara lain Kabupaten Blora, Rembang, Grobogan, Kudus, Demak dan Kota Salatiga. Pelaksanaan Diklat dilaksanakan selama 7 hari yang dibagi dalam 2 tahap, tahap I dilaksanakan pada tanggal 24 s/d 31 Mei 2015, dilanjutkan dengan tahap II yang dilaksanakan pada tanggal 31 Mei s/d 07 Juni 2015. Para Peserta Diklat sangat antusias dan bangga mengikuti diklat ini.    (Aris BPSDM NAK 06/2015)

Baca Juga


INFORMASI

Video
Foto Galery