Pasar Murah Dinak Keswan Jateng: Produk Ternak Diserbu Masyarakat

Pasar Murah Dinak Keswan Jateng: Produk Ternak Diserbu Masyarakat

Administrator, Minggu, - 15:10:49 WIB

REMBANG - Kegiatan pasar murah yang digelar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dinak Keswan) Provinsi Jawa Tengah ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya ekonomi menengah kebawah di tengah harga yang makin melambung guna mengantisipasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Pasar murah yang dipusatkan di Desa Turusgede, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang ini mendapat sambutan antusias dari warga, bahkan sampai rela berdesak-desakan dan produk ternak termasuk daging sapi paling ramai diserbu masyarakat.
 
Demikian dikemukakan oleh Kepala Dinak Keswan Provinsi Jawa Tengah Ir. Agus Wariyanto, SIP, MM didampingi oleh Kepala Bidang Usaha Peternakan Ir. Lucy Mesrawati, MP, serta Kepala Seksi Pengolahan Hasil dan Pemasaran Ir. Ummi Baroroh di sela-sela acara pasar murah yang berlangsung di lapangan Desa Turusgede, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang baru-baru ini (14/06/2016).  
 
Agus Wariyanto didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Rembang Ir. Suratmin, MM menegaskan dengan adanya pasar murah diharapkan bisa membantu warga saat bulan Ramadhan, sekaligus melaksanakan perintah Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH, MIP untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) selama Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah. Kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk kerja sama dengan Distanhut Kabupaten Rembang, instansi Provinsi Jawa Tengah dalam hal ini Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut), Perum Bulog Sub Divisi Regional (Divre) Pati dan Pimpinan PT. Ciomas Adi Satwa (Pabelan, Kabupaten Semarang).
 
Dalam laporannya, Ir. Lucy Mesrawati, MP menyampaikan ada berbagai produk yang digelar dalam pasar murah ini. Satu, Dinak Keswan Provinsi Jawa Tengah menggelar produk Telur Ayam Ras 300 kg, dengan subsidi Rp 7.000,-/kg, dan Telur Asin 50 pack, per pack isi 5 butir, dengan subsidi Rp 500/butir. Dua, Distanhut Kabupaten Rembang menyiapkan Daging sapi segar 25 kg. Harga daging sapi seperempat kg dibandrol Rp 20 ribu. Artinya kalau 1 kg, seharga Rp 80 ribu. Harga tersebut lebih murah, karena harga daging sapi di pasaran menembus Rp 110 ribu/kg. Tiga, Perum Bulog Sub Divre Pati menggelar produk Beras kemasan 5 kg sebanyak 300 paket, dengan harga Rp 8.800,-/kg, Gula pasir kemasan 1 kg sebanyak 300 paket, dengan harga Rp 14.000,-/kg, Minyak kemasan 1 kg sejumlah 300 paket, dengan harga Rp 11.900,-/kg.  Empat, Dinas Pertanian TPH Provinsi Jawa Tengah, dengan produk Bawang merah 300 kg, dengan subsidi Rp 10.000,-/kg, Bawang putih 100 kg, dengan subsidi Rp 10.000,-/kg.  Lima, Diskanlut Provinsi Jawa Tengah, dengan produk Paket gratis olahan Perikanan sebanyak 100 paket diperuntukkan bagi keluarga prasejahtera, dan Aneka macam olahan hasil ikan dari UMKM Kabupaten Rembang.  Enam, PT. Ciomas Adi Satwa, dengan produk Daging ayam Fresh 300 kg, dengan subsidi Rp 10.000,- sampai Rp 15.000,-/kg, Naget dan Sosis masing-masing 5 kardus dengan harga jauh dibawah harga pasar.
 
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Rembang, Hasiroh Hafidz didampingi Wakil Ketua TP PKK Rembang, Vivit Bayu Andriyanto yang berkesempatan hadir juga mengapresiasi kegiatan pasar murah tersebut. Kebutuhan ibu-ibu utamanya keluarga yang pra sejahtera mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari.  “Kegiatan pasar murah seperti ini kami mohon pada tahun-tahun mendatang mungkin bisa dilaksanakan di tiap kecamatan,” ungkapnya. 
 
“Kami yakin melalui pasar murah dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, sebab berbagai produk terutama sembako dapat diperoleh dengan harga jauh lebih murah dibanding dengan harga di pasaran. Kegiatan ini akan terus dievaluasi pelaksanaannya, dengan harapan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” tambah Agus Wariyanto.*** 

Baca Juga


INFORMASI

Video
Foto Galery