Workshop Penyusunan KAK Kegiatan APBN 2017 untuk Perencanaan yang Efektif dan Efisien

Workshop Penyusunan KAK Kegiatan APBN 2017 untuk Perencanaan yang Efektif dan Efisien

Administrator, Selasa, - 09:17:30 WIB

MAGELANG - Dalam rangka penganggaran yang efektif dan efisien kegiatan APBN Tahun 2017, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dinak Keswan) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) Kegiatan APBN Tahun Anggaran 2017 di Hotel Atria Magelang tanggal 22-23 Agustus 2016. Acara ini diikuti oleh perencana dari Dinas yang menangani urusan peternakan dan kesehatan hewan di 29 Kab./Kota se Jawa Tengah dan perwakilan Bidang/Balai Lingkup Dinak Keswan Provinsi Jawa Tengah.
 
Kegiatan workshop ini dibuka langsung oleh Kepala Dinak Keswan Provinsi Jateng Ir. Agus Wariyanto, SIP, MM. Dalam sambutannya Kepala Dinas menyampaikan bahwa kegiatan pembangunan peternakan harus disikapi dengan kegiatan yang bersifat terobosan di masyarakat melalui pemanfaatan inovasi teknologi, dalam artian harus dihindari kegiatan-kegiatan yang hanya bersifat rutinitas dan tidak mempunyai dampak luas pada masyarakat. Dalam kurun waktu tahun 2015-2019 pendekatan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan menggunakan pendekatan kawasan untuk pengembangan komoditas. Pendekatan kawasan ini dipilih untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pendanaan pemerintah yang semakin terbatas. Di Jawa Tengah ada 7 wilayah prioritas pengembangan peternakan berdasarkan komoditas ternak yaitu:
  1. Sapi Potong: Kabupaten Kebumen, Magelang, Klaten, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang dan Pati. 
  2. Kerbau : Kabupaten Kudus, Jepara, Demak, Kendal, Pemalang, dan Brebes.
  3. Sapi Perah : Kabupaten Boyolali, Semarang, dan Kota Semarang.
  4. Kambing : Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Purworejo, Wonogiri dan Batang.
  5. Domba : Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo dan Tegal.
  6. Ayam Lokal : Kabupaten Temanggung
  7. Itik : Kabupaten Cilacap, Sukoharjo, Pekalongan dan Kota Pekalongan.
Workshop Penyusunan KAK Kegiatan APBN 2017 ini menghadirkan narasumber dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian yaitu drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, Phd Kepala BBVet Wates Yogyakarta yang hadir mewakili Sekretaris Ditjen PKH. Dalam paparannya drh. Fadjar menyampaikan materi Grand Desain Pengembangan Sapi/Kerbau Tahun 2016-2045. kebijakan ini diambil menindaklanjuti pernyataan Presiden RI Joko Widodo bahwa RI butuh 10 tahun untuk swasembada daging sapi/kerbau. Dengan adanya grand desain ini diharapkan kedepannya Indonesia dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri sendiri dan bahkan dapat menjadi negara pengekspor sapi/kerbau. Materi narasumber selengkapnya dapat di download disini
 
Setelah pembukaan dan materi dari narasumber dilanjutkan dengan penyusunan KAK Kegiatan APBN 2017 oleh perencana dari Dinas Kabupaten dan perwakilan Bidang/Balai. Dengan adanya workshop penyusunan KAK ini diharapkan dapat menjadi acuan yang efektif dan efisien berdasarkan ketentuan yang berlaku sehingga dapat dipertanggungjawabkan baik secara teknis maupun administratif sesuai dengan kinerja yang dihasilkan, dengan dilandasi oleh perencanaan berbasis kinerja sehingga evaluasi kegiatan dapat berjalan secara tepat, efektif dan efisien. (admin)
 
 

Baca Juga


INFORMASI

Video
Foto Galery