UNGARAN – Sosialisasi dan Bimtek IDAMAN (Integrasi Data Peternakan Dan Kesehatan Hewan Melalui APLIKASI NEW OP ROOM), yang diikuti seluruh Dinas yang melaksanakan fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan pada 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah dilaksanakan di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (7/10/2025). Hadir sebagai narasumber pada acara Sosialisasi dan Bimtek dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah.
Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Ir. Ign. Hariyanta Nugraha, M.Si, dalam sambutan Sosialisasi dan Bimtek menyampaikan Bahwa Ketersediaan data yang akurat dan terkini sudah menjadi syarat mutlak bagi terlaksananya program-program pemerintah. Dukungan terbesar diharapkan dari sektor teknis terkait sebagai penyedia data. Sub sektor peternakan sebagai bagian dari sektor pertanian juga dituntut untuk menyajikan data yang terpercaya. Penyempurnaan pengumpulan data peternakan menjadi keharusan, supaya data yang dilaporkan petugas memenuhi kriteria sebagai data terpercaya serta informasi yang cepat dan akurat dapat untuk merumuskan kebijakan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan yang lebih baik.
Data yang akurat, sangat membantu dalam proses perencanaan, monitoring dan evaluasi, serta membantu ketepatan pengambilan kebijakan. Oleh karena itu data harus mudah dan sederhana dalam pengumpulan, pengolahan, analisis dan akses sehingga dapat menjadi informasi yang bermakna.
Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan layanan data yang update dan responsif di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, diperlukan inovasi berupa pengembangkan Aplikasi New OP Room dengan menambah fitur pengumpulan data peternakan dan kesehatan hewan sehingga data dapat tersaji secara update dan terintegrasi dengan data kabupaten/kota dalam sistem website. Dari sisi tugas, pengimplementasian IDAMAN (Integrasi Data Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Aplikasi New Op Room) akan secara langsung mengurangi beban kerja manual petugas data karena proses pengumpulan data dilakukan secara otomatis. Data populasi dan produksi ternak dari kabupaten/kota akan tercatat secara real-time, tersistem, dan dapat langsung diakses oleh kabupaten/kota dan provinsi. Dengan demikian, kecepatan dan akurasi pencatatan meningkat, serta risiko human error dalam proses manual dapat diminimalkan.
Melalui Sosialisasi dan Bimtek ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman dan keterampilan kepada seluruh pengguna (stakeholder) terkait terutama Kabupaten/kota dalam pemanfaatan Aplikasi Op Room sebagai media integrasi, monitoring, dan pelaporan data peternakan dan kesehatan hewan secara cepat, akurat, dan terstandar di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Disamping itu, tujuan dari pertemuan ini yaitu:
- Meningkatkan pemahaman peserta mengenai kebijakan dan arah pengelolaan data peternakan dan kesehatan hewan berbasis digital.
- Mensosialisasikan fungsi, fitur, dan manfaat aplikasi Op Room dalam mendukung proses pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan subsektor peternakan.
- Meningkatkan kemampuan teknis pengguna dalam mengoperasikan, menginput, dan memverifikasi data melalui aplikasi secara benar.
- Membangun komitmen dan sinergi antar pihak dalam penerapan sistem integrasi data dari kabupaten/kota ke provinsi.
- Mendorong transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan data peternakan, serta mengurangi kesalahan pelaporan manual.
- Mendukung penerapan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) dan peningkatan kinerja SAKIP melalui penyediaan data yang update, responsif, dan mudah diakses.
Melalui forum ini, harapannya Dinas yang membidangi data fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah dapat meningkatkan peran aktif dalam penyediaan Data Peternakan dan Kesehatan Hewan yang cepat dan akurat.
Sementara itu, Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah, Adi Ismawan menyampaikan pentingnya penguatan data sektoral dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan akurasi data sektoral, memperkuat integrasi antar instansi, mendukung penyusunan indikator kinerja berbasis data factual, dan mendorong kebijakan berbasis data dan analitik.
Sosialisasi dan Bimtek IDAMAN (Integrasi Data Peternakan Dan Kesehatan Hewan Melalui APLIKASI NEW OP ROOM) disampaikan Kasubbag Program, Prasetyo Nugroho, bahwa Data Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2025 harus diinput melalui Aplikasi New Op Room. Pada sosialisasi ini juga dijelaskan tata cara inputing data dalam aplikasi New Op Room. Harapannya dalam jangka pangjang, akan tersedia bank data peternakan dan kesehatan hewan di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang update dan terintegrasi dengan 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah setiap triwulannya.
