Karanganyar, 18 April 2020 - Ditengah musibah pandemi Covid 19 memberikan dampak cukup signifikan  terhadap perekonomian sektor peternakan terutama  gejolak dan pergerakan harga hidup (livebird) ayam broiler dikandang. Hal tersebut sangat dirasakan oleh para peternak Mandiri. Harga livebird kemarin  menukik tajam hingga 6 ribu/kg sehingga membuat peternak makin merugi.

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mengambil langkah sigap dengan membuat kebijakan dan mengajak kepada para integrator untuk dapat membantu permasalahan yang dihadapi para peternak broiler mandiri saat ini. Hasilnya pada hari ini  (18/04/2020) harga mulai naik. Menurut pantauan lapangan di salah satu peternakan mandiri ayam broiler di Kabupaten Karanganyar harga livebird  mulai merangkak naik di angka 14 rb/kg.  Peternak berharap harga ini akan bertahan dan terus naik sampai dengan bulan depan, agar peternak tetap bisa bertahan hidup.

Pada saat yang sama, pihak PT CIOMAS ADI SATWA Regional Jateng DIY (red: Agus Sunardi) selaku perusahaan inti plasma broiler, siap untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut. Namun untuk dapat menyerap produk broiler dari para peternak, pihaknya berharap langkah tersebut sebaiknya perlu juga diterapkan untuk seluruh perusahaan inti ayam broiler, mengingat kapasitas tampung PT CAS juga terbatas.

Menurut PT CEMERLANG UNGGAS LESTARI (Bp. Eko) saat dikonfirmasi di lokasi yang berbeda, mengatakan hal yang sama bahwa pihaknya siap membantu mengangkat harga livebird secara bersama-sama, baik dengan PINSAR maupun pelaku usaha lainnya. Kenaikan harga positif ini tergantung dari  demand dan tidak terlepas dari Covid19, karena masa menjelang bulan ramadhan seharusnya konsumsi masyarakat meningkat.

Para peternak broiler mandiri dan perusahaan berharap kedepan supaya  ada keseimbangan supply demand  sehingga harga stabil. Pemerintah diharapkan dapat mengambil peran melalui kontrol dan pengawasan terhadap produksi/distribusi DOC dan pengendalian import GPS.

Liputan selengkapnya di channel https://youtu.be/alHPyNarXoI


by:ats_180420