Rabies atau lebih dikenal dengan Penyakit Anjing Gila, merupakan penyakit zoonosis yang sangat ditakuti nomor 1 di dunia, dan merupakan penyakit penting di Indonesia karena bersifat fatal dan menimbulkan kematian bagi manusia yang terpapar.    Karena sifat penyakit yang sangat berbahaya, dan untuk mengingatkan kepada kita semua akan ancaman  rabies di sekitar kita, maka   setiap tanggal 28 September oleh WHO dicanangkan sebagai hari Rabies se Dunia ( World Rabies Day ), dimana pada setiap bulan September selalu diperingati oleh para steak holder dengan serangkaian kegiatan yang terkait dengan upaya pencegahan penyakit rabies di wilayah masing-masing.  Peringatan World Rabies Day tahun 2020 mengambil tema   Kolaborasi berkualitas vaksinasi tuntas rabies bebas.

            Apa itu Rabies ??? Penyakit rabies telah dikenal sejak berabad-abad lampau, penyebarannya hampir terdapat di seluruh dunia.  Menurut data WHO rabies terjadi di 92 negara dan endemik di 72 negara.  Kejadian penyakit rabies pada hewan maupun manusia hampir selalu diakhiri dengan kematian sehingga akibatnya penyakit ini menimbulkan rasa takut dan kekhawatiran serta keresahan bagi masyarakat.  

            Kejadian pertama kali di Indonesia dilaporkan pada tahun 1889 oleh ESSER terjadi pada kerbau, dan pada tahun 1894 de HANN melaporkan kejadian rabies pada manusia,   sejak saat itu kasus rabies tahun demi tahun  meluas hampir diseluruh wilayah Indonesia.

            Rabies dapat terjadi pada semua hewan berdarah panas ( anjing, kucing, kera, kuda, kerbau, sapi, domba, kambing dll) termasuk juga dapat menular ke manusia. Namun demikian dari data yang ada penyebar rabies yang utama adalah anjing (92 %), kucing (6 %) dan kera (3%)

             Pada hewan penderita rabies virus ditemukan pada SELENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOAD DISINI